Amankah Keputihan yang Terjadi Pada Anak?

Posted on
Masalah keputihan ternyata tidak hanya dialami oleh wanita dewasa, namun juga pada beberapa anak perempuan. Meskipun mereka belum mendapatkan menstruasi, keputihan tetap mungkin dialami karena berbagai faktor. Hal ini bisa saja menjadi gejala dari beberapa penyakit atau infeksi yang mungkin dialami oleh anak perempuan Anda. Keputihan pada anak pastinya harus disikapi secara lebih bijak, karena mungkin saja Anda melewatinya atau terlalu panik.Keputihan pun ternyata bisa dijadikan pertanda, apakah anak perempuan Anda mengalami infeksi pada saluran kemih atau tidak. Bisa pula ada permasalahan serius yang terjadi di sekitar vagian anak Anda. Faktor yang mungkin mengakibatkan keputihan antara lain adalah organ vagina yang tidak begitu higienis. Terlebih para anak yang memiliki aktivitas segudang dan jarang kali memperhatikan kebersihan pakaian dalam yang mereka gunakan sehari-hari.Tak hanya itu, hal ini bisa pula diakibatkan oleh tubuh yang terlalu gemuk. Sehingga terjadi lipatan di bagian paha anak perempuan Anda. Bagian paha yang berlipat ini cukup diwaspadai dan disikapi dengan bijak. Cobalah mengingatkan mereka untuk selalu mengganti celana dalam jika telah berkeringat begitu hebat. Biasanya kondisi ini terjadi sehabis mereka berolahraga atau bergerak terlalu banyak. Mereka pun dilarang untuk menggaruk bagian vagina meskipun terasa gatal.Hal-hal tersebut sebenarnya untuk menghindari terjadinya infeksi lebih lanjut. Karena bila tidak dihiraukan, bisa saja pendeteksian terjadi terlambat. Anda pastinya tak ingin keputihan pada anak berakibat hal-hal yang kurang mengenakkan. Anda bisa saja mengajari mereka menggunakan panty liner sehari-hari. Namun tetap saja Anda harus mengajari mereka menjaga kebersihan atau organ vagina tetap higienis sehingga jamur, virus maupun bakteri tidak bisa berkembang.Sebagai orangtua, sudah sepantasnya memang Anda merasa khawatir ataupun cemas atas kesehatan putra putri Anda. Termasuk permasalahan keputihan atau keluarnya cairan lengket berwarna bening dari organ kewanitaan mereka. Anda perlu saja khawatir, tetapi jangan terlalu berlebihan. Satu hal yang pasti, keputihan anak bisa saja disebabkan oleh gangguan hormon yang sering dialami oleh anak yang baru saja memasuki masa pubertas.Meskipun keputihan disebabkan oleh alergi, bisa saja ini adalah manifestasi dari sekian banyak alergi. Untuk menanganinya, Anda perlu menangani permasalahan alergi yang dialami terlebih dahulu. Perlu pula diingat bahwakeputihan pada anak menyebabkan timbulnya jerawat berwarna putih. Tak hanya itu, Anda akan menemui bercak darah menyerupai menstruasi pada sebagian kasus. Meskipun demikian, jangan lupa untuk tetap berkonsultasi seputar permasalahan tersebut.Biasanya dokter akan memberikan pengarahan seputar apa yang harus Anda lakukan dan perhatikan. Bila tak menimbulkan masalah serius, Anda bisa bernapas lega setidaknya. Jika yang terjadi adalah sebaliknya, maka Anda harus mewaspadainya sebagai sesuatu yang serius. Ingat, ajari anak Anda tentang pentingya menjaga kebersihan organ kewanitaan sedini mungkin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *