Atasi Masalah Kewanitaan Keputihan

Posted on
Keputihan merupakan hal yang umum dialami oleh setiap wanita. Meski demikian, tak banyak dari wanita yang dapat membedakan mana keputihan yang normal terjadi—keputihan fisiologis—dan mana keputihan yang berbahaya—keputihan patologis. Oleh karena itu, tak jarang kemudian apabila wanita cenderung mengabaikan masalah keputihan yang dialaminya. Padahal dampak-dampak yang disebabkan oleh keputihan sangat buruk bagi kesehatan.Keputihan yang Patut DiwaspadaiKeputihan fisiologis yang ditandai dengan keluarnya sedikit cairan bening, tak berbau dan tidak gatal pada masa subur, sebelum dan sesudah menstruasi dapat dikategorikan aman dan normal. Meski demikian, tidak sebaliknya dengan keputihan patologis yang disebabkan oleh virus, bakteri atau jamur pada organ intim. Keputihan ini bisa berdampak pada kemandulan, hamil di luar rahim, kanker serviks serta membawa kecacatan pada janin apabila yang mengalami ibu hamil. Oleh karena itu, wajib bagi wanita untuk waspada terhadap gejala-gejala keputihan patologis sebagai berikut:-     Cairan yang dikeluarkan kental dan banyak-     Berwarna putih susu, kuning, hijau atau bahkan mengandung darah-     Meninggalkan bercak di celana dalam-     Berbau dan membawa rasa gatalCara Mengatasi KeputihanMelihat pada dampak-dampak yang dapat ditimbulkan oleh keputihan patologis, perlu setidaknya tips-tips dan cara mengatasi keputihan bagi setiap wanita.
  1. Menerapkan gaya hidup sehat
Untuk mencegah keputihan, setiap wanita sebaiknya wajib untuk memulai gaya hidup yang sehat. Hal ini tidak hanya meliputi pola makan teratur dengan menu yang seimbang gizinya, tetapi juga olahraga teratur untuk memastikan tubuh cukup banyak bergerak. Selain itu penting juga bagi wanita untuk mendapat porsi tidur yang cukup serta manajemen stres yang baik. Dengan menerapkan gaya hidup sehat tidak hanya imunitas meningkat, tetapi juga hormon-hormon dalam tubuh pun terstabilkan.
  1. Menjaga kebersihan daerah organ intim
Cara mengatasi keputihan lainnya ialah dengan memastikan bahwa organ intim selalu bersih dan terhindar dari kuman-kuman jahat. Rajin-rajinlah berganti celana dalam. Selain itu ketika menstruasi, pilih pembalut yang mampu menyerap darah dengan baik dan kalau bisa memiliki kandungan herbal. Wajib pula untuk sering mengganti pembalut tiap empat jam sekali. Perlu diperhatikan pula untuk selalu membasuh organ intim dengan benar, yakni dari depan ke belakang menggunakan air yang bersih dan mengeringkannya dengan benar.
  1. Menggunakan bahan-bahan alami
Jangan ragu untuk merawat organ intim menggunakan bahan-bahan alami seperti rebusan daun sirih atau daun pepaya. Menggunakan metode tradisional dengan merebus sendiri daun-daun tersebut dinilai lebih baik daripada menggunakan obat olahan pabrik yang sudah ditambahi dengan zat-zat kimia lain.Setelah membaca gejala, dampak dan sekaligus cara mengatasi keputihan, diharap para wanita kemudian mulai sadar terhadap pentingnya perawatan terhadap organ intimnya. Hal ini selain memberi kepuasan wanita akan kesehatannya juga dapat memberi kepuasaan pula pada pasangannya sehingga hubungan pun akan tetap awet dan rekat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *