Bukan Bayi, Wanita Ini Berusia 25 Tahun dan Berkaki Lemah

Posted on

"; optimizely+=""; $(optimizely).appendTo($('head'));

'; htmlcode += ''; htmlcode += ''; for (var i in json.products) { if (i = products_count) break; htmlcode += ''; htmlcode += ''; htmlcode += ''; htmlcode += ''; htmlcode += ''; htmlcode += ''; htmlcode += ''; } htmlcode += ''; htmlcode += ''; for (i in json.impression_pixels) { htmlcode += ''; } div.innerHTML = htmlcode; };

By

on 05 Apr 2016 at 17:31 WIB

Liputan6.com, Jakarta Tubuhnya mungkin seperti bayi. Dia hanya bisa berbaring setelah sepuluh tahun lalu mengalami penyakit aneh. Kedua kakinya terus menyusut hingga dia tidak bisa bergerak dari tempat tidur.

Melihat kondisi Kunti Kumari (25), sang ibu, Tilakwa Devi (60), hanya bisa menangis dan tertekan. Dia hanya bisa melihat putri bungsunya terbaring di tempat tidur dengan kondisi yang lemah. Kunti bahkan beberapa kali hanya melihat ke atas, memandangi atap rumahnya seperti "mayat".

Baca Juga

Seperti diberitakan The Sun, Selasa (5/4/2016), Kunti tinggal di sebuah desa di India. Dia telah terbaring di tempat tidur selama delapan tahun terakhir. Tubuhnya sangat lemah dan hidupnya bergantung pada ibunya yang menjanda dan harus memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Dia seorang gadis normal dengan anggota badan yang sehat. Namun ketika dia remaja tulang-tulangnya mulai melemah dan sejak itu ia berjuang untuk berjalan. Secara bertahap ia kehilangan semua kekuatan dan kakinya mulai menyusut," kata Tilakwa.

Menurut kakak Kunti, adiknya itu telah menjalani operasi untuk mengobati kaki kirinya. Namun sebulan setelah itu, kondisinya justru kian memburuk dan dia semakin kehilangan kekuatan di sekujur tubuhnya.

"Saya pernah merasa lemah dan tidak pernah bisa berlari cepat. Ketika itu ibu membawa saya ke dokter untuk pengobatan. Spesialis tulang kemudian mengoperasi kaki kiri saya, tapi setelah satu bulan kedua kaki saya tidak bisa bergerak," ujarnya.

Miris melihat kondisi Kunti, berbagai bantuan ditawarkan oleh anggota masyarakat. Tak hanya uang, mereka juga menawarkan diri untuk membuat janji dengan dokter spesialis di kota-kota besar. Ironisnya, kondisi ini memang memberatkan keluarga Kunti.

"Kami belum cukup mengumpulkan uang untuk perawatan medis yang canggih. Bahkan untuk makan dua kali sehari adalah tugas berat bagi kami. Tapi sekarang dengan bantuan beberapa warga desa kami berharap untuk pergi ke kota dan bertemu dengan dokter," ujarnya.

Dokter setempat, Dr Satyendra Singh, sebelumnya telah mendapat kabar mengenai seorang wanita di sebuah desa yang mengalami kelemahan otot. Dia percaya Kunti menderita penyakit tulang langka.

"Seperti kasus parah dari Osteogenesis imperfecta, penyakit bawaan langka ketika tulang mulai melemah dan keduanya mulai menyusut. Ini bukan penyakit yang dapat disembuhkan sepenuhnya. Tetapi dengan obat-obatan, dia dapat diberikan beberapa bantuan," katanya.

Kini keluarga Kunti hanya bisa berharap wanita tersebut bisa mendapat pengobatan semestinya dari tim medis.

Related News

22 Mar 2016 07:31

Kakak Beradik di India Ditemukan Asyik Makan Jari Sendiri

13 Feb 2016 10:15

Bocah Perempuan Malang, Mengidap Tumor Sebesar Buah Kelapa

16 Jan 2016 15:00

Tumor Seberat 30 Kg Berhasil Diangkat dari Kepala Bocah Ini

0 Comments

    Popular Videos

    Popular Photos

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *