Idap Penyakit Jantung Langka, Tertawa Pun Bisa Membunuh Wanita Ini

Posted on

BANJARMASINPOST.CO.ID - Lisa Mitchell (28) mengidap penyakit jantung langka yang disebut sindrom long QT (LQTS). Sindrom ini membuat jantungnya berhenti berdetak saat kaget atau terkejut. Kondisi ini diduga diturunkan dari kakeknya, Alex Mitchell yang meninggal mendadak saat sedang tertawa.

Tak hanya Lisa, ternyata kedua putri Lisa juga mewarisi penyakit ini. Lisa khawatir, kedua putrinya, Ellie (7) dan Amelie (4) dapat meninggal dunia hanya karena tertawa cekikikan.

"Apa saja bisa memicu serangan, seperti dering ponsel atau alarm. Jenis yang saya miliki lebih sering karena emosi, seperti tertawa," kata Lisa.

Setiap kali ada dering telepon yang mengagetkan, Lisa merasa peristiwa itu bisa membunuhnya dalam sekejap. Lisa butuh waktu yang lama untuk menerima penyakit ini setelah didiagnosis oleh dokter.

Belakangan ia sadar bisa menurunkan penyakit langka ini kepada anak-anaknya.

Lisa baru mengetahui mengidap sindrom ini setelah terkena serangan jantung saat sedang bersantai di rumahnya empat tahun lalu. Denyut jantungnya tidak teratur. Melihat sindrom yang dialami Lisa, menjawab kematian misterius yang terjadi pada kakeknya tahun 1975. Setelah ditelusuri, ternya beberapa keluarga Lisa yang lain juga pernah meninggal mendadak.

Sindrom long QT merupakan penyakit jantung langka yang hanya terjadi sekitar 1 dari 2000 orang. Sindrom ini bisa menyebabkan penderitanya pingsan dengan irama jantung yang abnormal atau disebut aritmia.

Aritmia terjadi karena terganggunya aktivitas listrik di jantung. Tidak semua orang dengan sindrom ini mengalami gangguan aritmia jantung. Jika disertai aritmia, bisa berakibat fatal.

Episode munculnya serangan dapat dipicu berbagai hal yang memacu adrenalin. Sering kali disebabkan oleh kondisi shock. Sindrom ini memang bisa diturunkan secara genetik. Selain itu, juga diduga disebabkan oleh beberapa obat-obatan untuk menyembuhkan kondisi medis lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *