Idap Penyakit Langka, Wajah Wanita Ini Seperti Balon

Posted on

"; optimizely+=""; $(optimizely).appendTo($('head'));

<!---->'; htmlcode += ''; htmlcode += ''; for (var i in json.products) { if (i = products_count) break; htmlcode += ''; htmlcode += ''; htmlcode += ''; htmlcode += ''; htmlcode += ''; htmlcode += ''; htmlcode += ''; } htmlcode += ''; htmlcode += ''; for (i in json.impression_pixels) { htmlcode += ''; } div.innerHTML = htmlcode; };
By

on 23 Apr 2016 at 00:09 WIB

Liputan6.com, Jakarta Setelah mengalami penyakit langka bertahun-tahun, Jennifer Hiles (28) dijadwalkan akan melakukan operasi Mei mendatang. Namun dokter memperingatkan, kulit wajahnya mungkin tidak lagi sempurna karena ada bekas luka. 

"Saya tidak peduli, saya hanya ingin terlihat sempurna, hanya ingin normal," ujarnya, seperti dikutip  The Sun, Jumat (22/4/2016)

Sejak usia 12 tahun, Jennifer memang tidak seperti gadis kecil lain. Dia menderita karena Arteriovenous Malformation (AVM) yang membuat permukaan wajahnya menggembung seperti balon-balon kecil. Kondisi ini terus menyiksanya. Tak jarang dia mengalami pendarahan dan hampir kehilangan nyawanya. 

"Saya hanya ingin bisa menghabiskan seluruh waktu saya dengan anak-anak tanpa orang menatap dan memanggil saya. Penyakit ini sangat sulit dikontrol, gusi saya sering berdarah dan tulang gigi seperti terkikis," katanya.

Jennifer ingat, dulu-semasa kecil, dia mengira memiliki tanda lahir di wajah. Namun kondisinya terus memburuk dan dia terus-menerus membutuhkan transfusi darah.

Ibunya, Alfreda Simms (44) mengatakan, anaknya tidak pernah menangis. Namun dia sering melihatnya bersimbah darah. "Dia hampir meninggal pada usia 11 tahun karena pendarahan di hidung dan kehilangan 1 ton darah. Hal ini membuatnya agak menjaga diri di sekolah. Hingga suatu saat dia bertemu suaminya.

"Seingat saya, dia tiba-tiba memberi saya pelukan dan ciuman di sekolah dan benar-benar mengejutkan saya. Ketika itu dia cerita, ada orang yang menyayangi dia tanpa mempedulikan kondisinya," ujarnya.

Suaminya, Dustin, berharap, operasi akan memberikan kehidupan lebih baik bagi istrinya. "Saya akan bahagia bila tidak lagi mengalami pendarahan dan bisa menjemput anak saya pulang sekolah," pungkasnya.

Related News

09 Nov 2015 13:00

Lahir Tanpa Wajah, Wanita Ini Mengaku Bahagia

26 Okt 2015 18:30

Ajaib, Pria Ini Hidup dengan Jantung di Luar Selama 18 Tahun

25 Okt 2015 06:01

Kisah Pemuda yang Terlahir dengan Jantung di Luar Tubuh

0 Comments

    Popular Videos

    Popular Photos

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *