Kenali dan Atasi Gejala Myom / Miom pada Wanita

Posted on
Meski tiga dari empat wanita diduga pernah memiliki dan merasakan gejala myom dalam hidup mereka, tapi tidak semua dari mereka menyadarinya karena kurang jelas tentang apa itu myom / miom dan bagaimana gejalanya. Myom atau yang memiliki nama Uterine fibroidsmerupakan gejala pertumbuhan tumor tidak berbahaya pada rahim wanita. Dengan kata lain adanya perkembangan jaringan otot halus di sekitar uterus yang tidak beresiko menyebabkan kanker itu lah yang disebut sebagai Uterine fibroids tersebut.Gejala MyomDalam hal ini tidak semua yang pernah menderita myom menyadari keberadaannya. Hal ini karena perkembangan dari Uterine fibroidstidak bisa diprediksi. Uterine fibroids dalam hal ini bisa berkembang secara cepat dan lambat, atau bahkan tidak berkembang sama sekali. Selanjutnya dari segi ukuran pun myom berbeda-beda antara satu wanita dengan yang lainnya. Ada yang berukuran seperti benih-benih biji, ukuran yang cukup kasat mata, serta ada pula yang ukurannya sangat besar hingga memperbesar uterus. Jumlah myom sendiri beraneka ragam yakni bisa satu atau banyak. Dalam hal ini wanita wajib mengetahui beberapa gejala myom berikut supaya bisa mendeteksi apakahUterine fibroids-nya telah berkembang ke arah yang mengganggu:-     Menstruasi yang terlalu banyak mengeluarkan darah dan siklusnya lama—lebih dari tujuh hari-     Tekanan dan rasa sakit pada ginjal-     Beseran atau keinginan ingin buang air kecil yang terlalu sering-     Ayang-ayangan atau susah menuntaskan buang air kecil-     Konstipasi-     Nyeri punggung dan sakit pada kakiDampak Negatif MyomMeski tidak menyebabkan kanker dan pada kebanyakan kasus tidak memiliki dampak khusus pada penderitanya. Namun apabila myom sudah berkembang ke arah yang lebih dari sewajarnya, ia dapat memberi efek-efek negatif yang mengarah ke masalah kesehatan lebih serius. Mengingat perkembangan myom cenderung dipengaruhi oleh hormon estrogen dan progesteron pada wanita usia subur, maka efek negatif myom biasa berpengaruh pada kesehatan rahim dan janin wanita. Dalam hal ini uterine fibroids memiliki potensi untuk menyebabkan kemandulan atau bahkan keguguran pada wanita, meskipun secara normal fibroids tidak mengganggu proses pembuahan dan kehamilan. Hal ini karena fibroids mungkin dapat mencegah impantasi dan perkembangan embrio. Selain itu meski jarang, fibroids juga dapat menghalangi tuba falopi wanita sehigga menggangu proses perjalanan sperma dari serviks untuk bertemu ovum di tuba falopi.Setelah lebih mengenal myom dengan baik, setiap wanita semestinya lebih sadar mengenai kesehatan rahimnya. Myom pada dasarnya dapat mengecil seiring dengan berjalannya waktu dan terhenti perkembangannya ketika wanita mengalami menopause. Selain itu, myom juga dapat mengecil sendiri apabila wanita gemar menerapkan pola hidup sehat. Namun apabila gejala myom semakin mengganggu, jangan ragu untuk segera konsultasi ke dokter. Myom yang kronis tak jarang memerlukan operasi pengangkatan rahim, namun saat ini toh terdapat alternatif lain yang dapat ditempuh seperti pembekuan tumor uterus atau Uterine Fibroids Embolization.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *