Keputihan Bisa Picu Ketuban Pecah

Posted on

IBU hamil jangan malas menjaga kebersihan organ intim. Terutama apabila keputihan terjadi lebih banyak. Keputihan yang tadinya baik bisa berubah “jahat” dan menimbulkan infeksi yang berbahaya pada kehamilan.

Menurut dr Marihot Pasaribu SpOG, keputihan pada ibu hamil dapat mengakibatkan terjadinya ketuban pecah dini, kelahiran prematur atau bayi lahir dengan berat badan rendah. Pada kondisi ini, keputihan sudah pada tahap berbahaya karena bukan lagi keputihan normal, tetapi sudah terkena bakteri dan masalah lainnya. “Jika terjadi masalah dan keluhan ketika mengalami keputihan sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter,” lanjut dia.

Konsultasi dilakukan untuk mengetahui apakah penyebabnya, apakah terkena vaginosis bakterial, atau infeksi jamur yang menyebabkan kandidiasis maupun trikomoniasis. Namun, menurut Marihot, pada ibu hamil paling sering keputihan bermasalah diakibatkan bakteri vaginosis. Selain itu, bakteri tersebut dapat mengganggu saluran kencing apabila tidak diobati juga dapat berbahaya bagi ibu hamil.

“Lalu cara mencegah terjadinya masalah keputihan tersebut yaitu bermuara dari kebersihan dan disiplin ibu hamil,” ujar dia.

Apabila ibu hamil aktif bekerja sebaiknya jangan malas untuk mengganti celana dalam. Bawalah celana dalam ganti, atau setidaknya biarkan tetap kering. Hindari penggunaan pembersih yang berlebihan karena juga dapat membunuh spora baik yang ada pada daerah kewanitaan. “Pastikan pakaian dalam yang dipakai longgar agar tidak mengubah iklim yang ada pada organ kewanitaan ibu hamil,” lanjut Marihot.

Selain itu, keputihan lebih cenderung pada perempuan dengan berat badan berlebihan atau kegemukan. Dia juga menyarankan agar ibu hamil menghindari stres, apabila stres dapat menyebabkan perempuan cepat lemah dan akan menurunkan daya tahan tubuh dan meningkatkan kebutuhan metabolisme, sehingga rentan terkena infeksi. Termasuk juga infeksi yang disebabkan oleh keputihan.  (*/el/her/k11)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *