Mengulas Jenis Keputihan yang Terjadi Pada Wanita

Posted on
Salah satu gangguan yang mungkin paling rutin dialami oleh para wanita adalah keluarnya cairan pada organ kewanitaan yang terjadi secara alami yang terkadang membuat area Miss V terasa lembab, kurang nyaman dan pada akhirnya akan membuat rasa percaya diri menjadi berkurang, terutama bagi para wanita yang sudah menikah. Oleh karena itu sangat penting bagi Anda kaum hawa untuk mengenalijenis keputihan yang masuk kriteria normal dan yang perlu mendapatkan pengobatan khusus.Jenis Keputihan FisiologisKeputihan fisiologis merupakan jenis keputihan yang tidak perlu Anda khawatirkan karena merupakan reaksi normal yang terjadi pada hampir semua wanita yang telah memasuki usia puber atau telah mengalami haid (menstruasi). Jensi keputihan yang satu ini biasanya terjadi pada masa subur, masa kehamilan, perubahan hormon pada masa sebelum atau sesudah haid, dan pada saat adanya rangsangan seksual.Berikut ini ciri khas dari jenis keputihan fisiologis, diantaranya adalah :-        Cairan keputihan bersifat encer dan tidak lengket-        Berwarna bening atau transparan (seperti air)-        Cairan tidak berbau-        Tidak menyebabkan timbulnya rasa gatal pada Miss V-        Volume cairan tidak terlalu banyak (sedikit)Apabila Anda mengalami jenis keputihan yang satu ini, maka tidak perlu panik berlebihan karena sebenarnya cairan ini juga berfungsi untuk membersihkan organ kewanitaan Anda. Namun bila Anda merasa kurang nyaman sebaiknya bersihkan area Miss V anda dengan air bersih, setelah itu keringkan dengan handuk bersih, dan gantilah pakaian dalammu.Jenis Keputihan PatologisUntuk jenis keputihan yang satu ini merupakan keputihan tidak normal dan perlu mendapat perhatian Anda karena bisa jadi merupakan sinyal dari penyakit yang serius pada organ kewanitaan atau reproduksi Anda. dan yang perlu Anda waspadai adalah apabila keputihan patologis ini terjadi pada wanita hamil karena dapat menyebabkan gangguan kondisi kesehatan pada janin.Berikut ini beberapa jenis keputihan yang perlu Anda waspadai, diantaranya adalah :
  1. Cairan keputihan berwarna putih seperti susu kental, dengan bau yang tidak sedap, dan jumlah volume yang banyak. hal ini bisa saja terjadi karena terjadi peradangan pada leher rahim atau Miss V.
  2. Cairan keputihan berwarna kecoklatan, berbau amis, cairan lebih encer, volume sangat banyak, dan membuat kondisi Miss V menjadi sangat lembab. Hal ni merupakan indikasi bahwa wanita tersebut mungkin sedang mengalami masalah dengan pembuluh darah pada leher rahim, menderita servisitis atau vaginitis. Warna cokla merupakan akibat dari pendarahan tidak normal yang disebabkan oleh kelainan tersebut.
  3. Cairan keputihan berwarna abu-abu dengan adanya bercak darah, bersifat encer, dengan volume yang sangat banyak, berbau sangat amis, hal ini merupakan indikasi dari penyakit ulkus vagina, vaginitis, dan yang terburuk merupakan sinyal dari penyakit kanker jinak ataupun ganas.
  4. Cairan berwarna merah mudah, encer, berbau dan timbul rasa nyeri pada saat BAK, serta rasa gatal pada area organ kewanitaan, hal ini merupakan indikasi bahwa wanita tersebut memproduksi hormon estrogen secara berlebihan.
  5. Cairan keputiihan berwarna hijau kekuningan, berbau amis, berbusa, jumlahnya sangat banyak, dan menyebabkan rasa nyeri dan kemerahan pada bagian organ kewanitaan, maka kemungkinan hal tersebut adalah indikasi dari terjadinya infeksi yang berasal dari kuman protozoa trichomonas vaginalis.
  6. Cairan kepuithan berwarna kunit, lebih kental, terasa panas, volumenya banyak dan menyebabkan rasa gatal dan nyeri pada area Miss V, maka bisa jadi wanita tersebut terinfeksi oleh nisseria gonorrhoe atau GO.
Semoga dengan mengenal lebih jauh mengenai berbagai jenis keputihan diatas dapat menambah wawasan Anda. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *