Miom berbahayakah?

Posted on
Miom atau sering di sebut dengan mioma adalah sebuah penyakit yang menyerang pada organ rahim perempuan, miom berupa tumor jinak yang biasanya tumbuh di dalam rahim, atau bisa di katakan daging yang tumbuh di dalam rahim, dapat tumbuh di dalam rahim, tumor yang tumbuh mengarah di rongga rahim, atau tumbuh di permukaan dinding rahim. Penyebab tumor ini sebenar dari rangsangan hormon estrogen. Tumor tersebut sebetulnya adalah otot polos rahim. Tumor ini biasanya dapat berkembang lebih dari satu tumor, bila i pegang tumor jinak ini mempunyai tekstur yang kenyal dan mempunyai ukuran kecil beberapa gram saja namun ada beberapa kasus yang bisa mencapai berat 5 kilogram atau lebih.Penderita miom dapat dikenali secara dini, setelah positif menderita miom, harus segera berobat dengan rujukan dokter atau bisa melakukan operasi sebelum tumor tersebut menjadi lebih besar. Berikut adalah beberapa tanda-tanda wanita yang mengidap miom :
  1. Pendarahan yang berlebihan saat datang bulan atau haid dan masa haid yang terlalu lama.
  2. Jadwal haid yang tidak beraturan.
  3. Rasa nyeri yang timbul di bawah perut, tepatnya berada di sekitar daerah pinggul. Hal ini dikarenakan tekanan otot yang berasal dari ukuran tumor yang semakin membesar.
  4. Gangguan saat sedang buang air kecil ataupun buang air besar dikarenakan tekanan dari tumor tersebut menekan organ-organ di sekitarnya.
  5. Sulit mendapatkan keturunan, dengan adanya tumor ini yang berada di rahim tentu sangat berbahaya bagi janin, selain dapat menyumbat saluran reproduksi yang berakibat susah mendapatkan keturunan, adanya mioma juga dapat menyebabkan keguguran.
Miom sering muncul pada wanita yang berusia 35 tahun ke atas. Setelah mengetahui jika wanita tersebut mengidap miom di rahimnya harus segera melakukan tindakan untuk menghilangkan miom tersebut. Penangannya sendiri tergantung pada jenis miom yang berkembang, bila miom masih berkembang dengan ukuran yang kecil tidak perlu melakukan operasi. Dapat diobati dengan cara penangan meminum obat dan pengecekan rahim rutin di dokter kandungan selama 3 sampai 6 bulan sekali. Obat yang digunakan bernama GnRH analog. Obat ini bekerja dengan cara mengikis atau mengupas otot-otot tumor tersebut secara perlahan. Namun jika terjadi pendarahan, gangguan dalam penyembuhannya, atau lebih parahnya ukuran tumor semakin membesar dengan terpaksa dokter akan melakukan operasi untuk mengambil tumor tersebut.Cara operasi untuk pengambilan tumor miom ada 2 jenis cara operasi. Yang pertama adalah operasi pembedahan yang bernama histerektomi yaitu pengangkatan tumor miom beserta dengan rahim, operasi ini dilakukan jika wanita tersebut sudah tidak ada rencana untuk hamil lagi. Sedangkan Miomektomi adalah operasi pembedahan yang dilakukan untuk mengambil tumor jinak miom saja tanpa mengangkat rahim sang wanita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *