Mitos Seputar Daun Sirih dan Keputihan

Posted on
Seperti yang kita ketahui, keputihan umumnya diderita oleh para wanita ketika masa subur. Tak hanya saat masa subur, ketika mendapat rangsangan seksual pun umumnya wanita mengeluarkan keputihan. Ini normal sebenarnya, selama keputihan tidak menimbulkan rasa gatal dan berbau tidak sedap. Namun bila sudah berwarna kental dan berbau tidak sedap, Anda perlu mewaspadainya. Hal ini bisa saja sebagai gejala penyakit berbahaya yang mungkin Anda derita.Pada tahap normal, keputihan tidaklah perlu ditangani secara serius. Anda bisa menggunakan daun sirih untuk keputihan yang tak begitu mengganggu. Begitu pula sebaliknya, jika Anda mengalami keputihan yang berbau tak enak dan terasa gatal, cobalah berkonsultasi dengan dokter. Ini bisa saja disebabkan oleh bakteri patogen, virus, serta kuman penyakit. Terlebih bila Anda sering menggaruk organ vagina hingga menimbulkan bekas di sekitar bibir vagina.Lalu, benarkan daun sirih bisa mengatasi masalah keputihan? Mitos ini sebenarnya telah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia. Bahkan penggunaannya telah dilakukan secara turun temurun, dari satu generasi ke generasi berikutnya. Menurut ahli, daun sirih sendiri memang bisa digunakan untuk mengatasi keputihan. Pasalnya kandungan daun sirih sendiri bersifat anti bakteri yang mampu mencegah bakteri di dalam organ kewanitaan.Sebenarnya, bila digunakan secara tepat daun sirih bisa membunuh kuman, bakteri serta virus. Sayangnya beberapa ekstraksi daun sirih untuk keputihan yang dijual di pasaran tidaklah begitu. Produk ini telah dicampur dengan beberapa bahan lainnya yang mengurangi khasiat daun sirih. Bukannya mengatasi keputihan, bila digunakan terlalu sering bisa berdampak tidak baik. Salah satu dokter kandungan mengatakan bahwa ada kaitannya antara sulit punya anak dengan penggunaan produk tersebut.Daun sirih yang baik digunakan adalah dalam bentuk air rebusan yang sering dibuat sendiri. Meskipun terjamin keasliannya, penggunaannya pun ternyata harus dibatasi dalam keseharian. Beberapa dokter menyarankan bahwa penggunaannya semata-mata ketika keputihan telah melewati batas normal. Artinya volume keputihan telah begitu banyak dan menimbulkan ketidaknyamanan pada organ vagina. Paparan air rebusan daun sirih terlalu sering sebenarnya bisa mengganggu tingkat keasaman vagina.Satu hal yang pasti, keputihan normal memang kerap kali dialami oleh setiap wanita. Ini tidaklah perlu ditakuti, karena merupakan bagian dari siklus bulanan seorang wanita. Hanya saja Anda harus mewaspadai kemungkinan terjadinya keputihan tidak normal. Pada saat inilah daun sirih untuk keputihan paling bijak digunakan. Pasalnya tingkat keasaman organ wanita memang sedang mengalami gangguan akibat pertumbuhan bakteri atau virus patogen.Selain itu, jika infeksi yang Anda alami akibat keputihan sudah berlanjut ada baiknya berkonsultasi dengan dokter. Dengan begini Anda bisa tahu bagaimana tingkat kesehatan organ kewanitaan yang tengah dialami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *