Penyebab dan pencegahan kanker serviks

Posted on
Kita tentu tahu apa itu kanker serviks. Kita lebih mengenal dengan kanker mulut rahim,  adalah penyakit yang paling ditakuti oleh banyak wanita di dunia ini.  Ada banyak sekali orang yang telah meninggal hanya karena penyakit ini. kanker ini memang menyerang bagian organ repoduksi pada wanita, atau lebih tepatnya menyerang pada bagian leher rahim seorang wanita, maka dari itu disebut dengan kanker leher rahim.Penyebab dari Kanker ServiksPenyebab dari kanker serviks adalah HPV. Sedangkan kematian para penderita yang kebanyakan adalah kaum wanita ini adalah virus HPV tipe 18.  Ini adalah jenis virus yang dapat berpindah dan menyebar dengan cepat, tidak selalu melalui cairan juga dapat berpindah melaui sentuhan kulit. Ketika kita akan menggunakan wc umum, juga patut kita waspadai terutama ketika sudah digunakan oleh seseorang yang terjangkit virus HPV. Atau kebiasaan hidup tidak baik juga dapat mengakibatkan kita mengidap penyakit kanker ini, seperti merokok, kekurangan asam folat, kekurangan vitamin,  terutama vitamin E dan vitamin C. Ada juga kebiasaan lain yang dapat membuat kita menderita kanker seperti, sering berhubungan intim dengan gonta ganti pasangan, atau juga berhubungan intim dengan pria yang suka gonta ganti pasangan, dan juga berhubungan intim dengan usia dibawah 16 tahun.  Faktor lain adalah faktor keturunan, terutama yang menderita kanker, menggunakan pil kontrasepsi pada jangka pajang, atau ketika melahirkan terlalu sering.Ciri-Ciri Perempuan Menderita Kanker ServiksKanker serviks ini tidak akan akan terjadi secara instant, akan tetapi  membutuhkan waktu yang lama, sekitar 10 sampai 20 tahun. Pada tahap permulaan kanker ini adalah sebuah infeksi. Oleh sebab itu tahap perkembangan dari penyakit ini memang tidak dapat diditeksi sejak dini. Maka darit itu setiap wanita disarankan untuk serangkaian test terutama pap smear minimal per 2 tahun, lalu menjalankan test IVA atau inspeksi visual dengan menggunakan asam asetat. Penyakit ini meskipun sulit di deteksi, Tapi ada baiknya jika memperhatikan beberapa ciri berikut, agar kita mengetahui apakah kita menderita kanker atau tidak.  Ciri yang pertama adalah mendapatkan keputihan tidak seperti biasanya, dan disertai dengan pendarahan dalam jumlah berlebih. Ciri yang kedua pada saat berhubungan selalu merasa sakit, terkadang disertai perdarahan. Ciri yang ketiga adalah mengalami rasa sakit ketika kencing. Ciri yang keempat adalah merasa sakit di daerah pinggul. Ciri yang kelima adalah ketika seorang wanita mengalami keputihan dengan stadium tinggi maka akan merasa sakit pada paha dan bengkak, adapun nafsu makan jadi berkurang, berat tubuh tidak stabil, dll. Maka dari itu sebaiknya sebagai seorang wanita, kita harus menjaga kesehatan organ kewanitaan dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *